Ketatnya persaingan dalam proses rekrutmen karyawan di berbagai perusahaan, termasuk Alfamart, menuntut para pelamar untuk mempersiapkan diri secara optimal. Salah satu tahap yang sering menjadi perhatian utama adalah psikotes kerja Alfamart, di mana peserta diharapkan mampu menunjukkan kemampuan kognitif, logika, serta kepribadian yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Banyak pelamar yang merasa bingung dalam menentukan strategi persiapan menghadapi psikotes tersebut. Terlebih,