Seleksi Polri memiliki tahapan psikologi yang menjadi bagian dari rangkaian penerimaan anggota. Pada penerimaan Polri 2026, CAT Psikologi I tercantum dalam jadwal seleksi untuk sejumlah jalur, sedangkan Psikologi II juga menjadi bagian dari tahapan berikutnya.
Karena Polri tidak mempublikasikan kumpulan soal psikotes yang akan digunakan dalam seleksi kepada peserta, contoh soal di bawah ini bersifat ilustratif. Soal tersebut dibuat untuk menggambarkan bentuk kemampuan yang dapat diuji dan bukan soal resmi atau bocoran tes Polri.
Tahapan Psikotes dalam Seleksi Polri
(Sumber gambar: tryout.id/soal psikotes polri dan pembahasannya.)
Tes psikologi merupakan salah satu tahapan dalam seleksi penerimaan Polri. Pada pengumuman penerimaan Bintara Polri 2026, tes psikologi tahap I tercantum menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) dengan penilaian secara kuantitatif dan kualitatif. Setelah tahapan seleksi berikutnya, terdapat pula tes psikologi tahap II berupa wawancara.
Untuk Tamtama Polri 2026, pengumuman resmi juga mencantumkan tes psikologi sebagai bagian dari rangkaian seleksi. Norma kelulusan yang tercantum menetapkan kategori memenuhi syarat atau MS apabila nilai akhir tes psikologi minimal 61.
Sementara itu, jadwal resmi penerimaan Polri 2026 mencatat pelaksanaan CAT Psikologi I pada jalur yang tercantum dalam jadwal seleksi. Waktu pelaksanaannya berbeda sesuai jalur penerimaan.
Artinya, peserta perlu membedakan antara materi atau bentuk kemampuan yang dipelajari dengan soal resmi yang digunakan panitia. Tidak ada dasar untuk menyebut contoh soal dari situs lain sebagai soal yang pasti keluar dalam seleksi Polri.
Jenis Soal yang Dapat Menjadi Gambaran Psikotes
Polri tidak mencantumkan seluruh bentuk soal psikologi dalam pengumuman penerimaan. Karena itu, jenis berikut digunakan sebagai gambaran materi psikotes, bukan daftar resmi soal Polri.
Beberapa kemampuan yang umum dinilai dalam psikotes dapat meliputi:
Kemampuan numerik
Penalaran logis
Kemampuan verbal
Hubungan atau analogi kata
Ketelitian dan konsentrasi
Kemampuan memahami pola
Aspek kepribadian
Sumber psikotes kerja juga menunjukkan bahwa soal psikotes dapat mencakup kategori numerik, verbal, logika, ketelitian, hingga kepribadian.
Untuk seleksi Polri, peserta juga perlu memperhatikan bahwa tes psikologi berbeda dengan tes akademik. Pada penerimaan Bintara Polri 2026, tes akademik menggunakan CAT dengan materi seperti pengetahuan umum, wawasan kebangsaan, penalaran numerik, dan bahasa Inggris. Materi tersebut tercantum sebagai tahapan tersendiri dari tes psikologi.
Latihan numerik, verbal, logika, ketelitian, dan penalaran untuk membantu mengenali pola soal serta melatih ketepatan dalam menjawab.
20 SoalPilihan GandaDengan Pembahasan
⚠️ Catatan Penting
Seluruh soal berikut bersifat ilustratif dan dibuat untuk latihan. Soal ini bukan soal resmi Polri, bukan bocoran materi seleksi, dan tidak mewakili keseluruhan bentuk atau standar penilaian psikotes dalam penerimaan anggota Polri.
A. Soal Numerik
Latihan pola bilangan, operasi hitung, perbandingan, dan kecepatan kerja.
SOAL 1 · DERET ANGKA
Perhatikan deret angka berikut:
4, 8, 16, 32, …
Angka berikutnya adalah …
A. 48 B. 56 C. 64 D. 72
Jawaban: C. 64
Pola deret adalah dikalikan 2 pada setiap langkah. Perhitungannya, 4 × 2 = 8, 8 × 2 = 16, dan 16 × 2 = 32. Jadi, angka selanjutnya adalah 32 × 2 = 64.
SOAL 2 · DERET BERTINGKAT
Tentukan angka berikutnya pada deret ini:
3, 6, 11, 18, 27, …
Angka berikutnya adalah …
A. 36 B. 37 C. 38 D. 39
Jawaban: C. 38
Selisih antarangka berturut-turut adalah +3, +5, +7, dan +9. Selisihnya bertambah 2 setiap langkah, sehingga selisih berikutnya adalah +11. Maka, 27 + 11 = 38.
SOAL 3 · POLA BILANGAN
Perhatikan pola berikut:
2, 6, 12, 20, 30, …
Angka selanjutnya adalah …
A. 36 B. 40 C. 42 D. 44
Jawaban: C. 42
Selisih angka adalah +4, +6, +8, dan +10. Pola selisih bertambah 2, sehingga selisih berikutnya +12. Hasilnya, 30 + 12 = 42.
SOAL 4 · OPERASI HITUNG
Sebuah kelompok terdiri atas 250 peserta. Jika 18% peserta tidak hadir, berapa peserta yang tidak hadir?
A. 35 orang B. 40 orang C. 45 orang D. 50 orang
Jawaban: C. 45 orang
Untuk mencari 18% dari 250, hitung 18/100 × 250 = 45. Jadi, jumlah peserta yang tidak hadir adalah 45 orang.
SOAL 5 · PERBANDINGAN
Perbandingan jumlah peserta kelompok A dan kelompok B adalah 3 : 5. Jika total peserta kedua kelompok 64 orang, berapa jumlah peserta kelompok A?
A. 18 orang B. 24 orang C. 32 orang D. 40 orang
Jawaban: B. 24 orang
Jumlah bagian perbandingan adalah 3 + 5 = 8. Setiap bagian mewakili 64 ÷ 8 = 8 orang. Kelompok A memiliki 3 bagian, sehingga 3 × 8 = 24 orang.
B. Soal Verbal dan Analogi
Latihan memahami makna kata, lawan kata, dan hubungan antarkonsep.
SOAL 6 · SINONIM
Kata AKURAT memiliki makna paling dekat dengan …
A. Cepat B. Tepat C. Rumit D. Lambat
Jawaban: B. Tepat
Akurat berarti tepat, benar, atau sesuai dengan keadaan sebenarnya. Kata tersebut berkaitan dengan ketepatan hasil atau informasi, bukan kecepatan pengerjaan.
SOAL 7 · SINONIM
Kata CERMAT memiliki makna paling dekat dengan …
A. Ceroboh B. Teliti C. Terburu-buru D. Ragu-ragu
Jawaban: B. Teliti
Cermat berarti teliti dan berhati-hati ketika melakukan sesuatu. Orang yang cermat memperhatikan detail untuk mengurangi kesalahan.
SOAL 8 · ANTONIM
Lawan kata dari STABIL adalah …
A. Tetap B. Kokoh C. Seimbang D. Labil
Jawaban: D. Labil
Stabil berarti mantap atau tidak mudah berubah. Sebaliknya, labil berarti mudah berubah atau tidak tetap, sehingga menjadi lawan kata yang paling tepat.
SOAL 9 · ANALOGI
DOKTER : PASIEN = GURU : …
A. Buku B. Kelas C. Murid D. Sekolah
Jawaban: C. Murid
Dokter memberikan pelayanan kepada pasien, sedangkan guru memberikan pengajaran kepada murid. Hubungan kedua pasangan kata tersebut adalah profesi dengan pihak yang menerima layanan atau manfaat pekerjaannya.
SOAL 10 · ANALOGI
PILOT : PESAWAT = NAHKODA : …
A. Pelabuhan B. Kapal C. Penumpang D. Bandara
Jawaban: B. Kapal
Pilot bertugas mengemudikan pesawat, sedangkan nahkoda memimpin dan bertanggung jawab atas kapal. Hubungan yang dicari adalah profesi dengan kendaraan yang dikendalikan atau dipimpinnya.
C. Soal Logika dan Penalaran
Latihan menarik kesimpulan berdasarkan informasi dan mengenali pola sederhana.
SOAL 11 · PENALARAN DEDUKTIF
Semua anggota kelompok A menggunakan seragam biru. Rudi merupakan anggota kelompok A. Kesimpulan yang tepat adalah …
A. Rudi menggunakan seragam merah B. Rudi tidak menggunakan seragam C. Rudi menggunakan seragam biru D. Rudi bukan anggota kelompok A
Jawaban: C. Rudi menggunakan seragam biru
Informasi pertama berlaku untuk seluruh anggota kelompok A. Karena Rudi termasuk kelompok tersebut, sifat yang disebutkan juga berlaku bagi Rudi. Jadi, kesimpulannya adalah Rudi menggunakan seragam biru.
SOAL 12 · PENARIKAN KESIMPULAN
Semua peserta yang lolos pemeriksaan administrasi mendapat kartu peserta. Dini lolos pemeriksaan administrasi. Kesimpulan yang benar adalah …
A. Dini tidak mendapat kartu peserta B. Dini mendapat kartu peserta C. Dini belum mengikuti pemeriksaan administrasi D. Semua pemilik kartu pasti bernama Dini
Jawaban: B. Dini mendapat kartu peserta
Premis menyatakan bahwa setiap peserta yang lolos administrasi mendapat kartu. Dini memenuhi syarat tersebut, sehingga kesimpulan yang sesuai adalah Dini mendapat kartu peserta.
SOAL 13 · LOGIKA PERNYATAAN
Semua anggota tim wajib mengikuti pengarahan. Bima adalah anggota tim. Kesimpulan yang tepat adalah …
A. Bima boleh melewatkan pengarahan B. Bima wajib mengikuti pengarahan C. Bima bukan anggota tim D. Hanya Bima yang wajib mengikuti pengarahan
Jawaban: B. Bima wajib mengikuti pengarahan
Aturan berlaku bagi semua anggota tim. Karena Bima merupakan anggota tim, ia termasuk orang yang wajib mengikuti pengarahan. Tidak ada informasi yang menyatakan bahwa Bima mendapat pengecualian.
SOAL 14 · POLA BENTUK
Perhatikan urutan simbol berikut:
▲ ■ ▲ ■ ?
Simbol berikutnya adalah …
A. ▲ B. ■ C. ● D. ◆
Jawaban: A. ▲
Pola simbol bergantian antara segitiga dan persegi: ▲, ■, ▲, ■. Setelah persegi, pola kembali ke segitiga, yaitu ▲.
SOAL 15 · URUTAN HURUF
Tentukan huruf berikutnya pada urutan berikut:
A, C, F, J, O, …
A. T B. U C. V D. W
Jawaban: B. U
Posisi huruf dalam alfabet bertambah dengan selisih +2, +3, +4, dan +5. Huruf O berada pada posisi ke-15. Selisih berikutnya +6 menghasilkan posisi ke-21, yaitu huruf U.
D. Soal Ketelitian dan Penalaran Praktis
Latihan membandingkan informasi, memperhatikan detail, dan menyelesaikan persoalan sederhana.
SOAL 16 · MEMBANDINGKAN ANGKA
Apakah kedua rangkaian angka berikut sama?
583921 583291
A. Ya, sama B. Tidak sama
Jawaban: B. Tidak sama
Rangkaian pertama adalah 583921, sedangkan rangkaian kedua adalah 583291. Posisi angka 9 dan 2 pada bagian tengah berbeda. Karena urutannya tidak identik, kedua angka tersebut tidak sama.
SOAL 17 · KETELITIAN KODE
Pilih pernyataan yang benar berdasarkan dua kode berikut:
POLRI-72641 POLRI-72614
A. Kedua kode sama persis B. Kode pertama berakhir dengan 641 dan kode kedua dengan 614 C. Kedua kode memiliki huruf yang berbeda D. Kode kedua memiliki tujuh angka setelah tanda hubung
Jawaban: B. Kode pertama berakhir dengan 641 dan kode kedua dengan 614
Bagian huruf POLRI dan angka awal 72 sama. Perbedaannya terdapat pada tiga digit terakhir: kode pertama berakhir dengan 641, sedangkan kode kedua berakhir dengan 614. Urutan angka perlu diperiksa secara cermat.
SOAL 18 · ARAH DAN URUTAN
Perhatikan urutan arah panah berikut:
↑ → ↓ ← ?
A. ↑ B. → C. ↓ D. ←
Jawaban: A. ↑
Arah panah berputar 90 derajat searah jarum jam pada setiap langkah: atas, kanan, bawah, lalu kiri. Setelah kiri, urutan kembali ke atas.
SOAL 19 · PERHITUNGAN WAKTU
Sebuah kegiatan dimulai pukul 08.15 dan berakhir pukul 10.45. Berapa lama kegiatan tersebut berlangsung?
A. 2 jam B. 2 jam 15 menit C. 2 jam 30 menit D. 2 jam 45 menit
Jawaban: C. 2 jam 30 menit
Dari pukul 08.15 sampai 10.15 terdapat 2 jam. Dari 10.15 sampai 10.45 terdapat tambahan 30 menit. Jadi, total waktu kegiatan adalah 2 jam 30 menit.
SOAL 20 · PERBANDINGAN PRODUKTIVITAS
Jika 6 orang dapat menyelesaikan suatu pekerjaan dalam 4 hari, berapa hari yang diperlukan oleh 3 orang untuk menyelesaikan pekerjaan yang sama, dengan asumsi kemampuan kerja setiap orang sama dan bekerja dengan laju tetap?
A. 2 hari B. 4 hari C. 6 hari D. 8 hari
Jawaban: D. 8 hari
Total pekerjaan setara dengan 6 × 4 = 24 orang-hari. Jika dikerjakan oleh 3 orang, waktu yang diperlukan adalah 24 ÷ 3 = 8 hari. Jumlah pekerja menjadi setengah, sehingga waktu pengerjaan menjadi dua kali lipat.
📋 Ringkasan Kunci Jawaban
SOAL 1–5
C · C · C · C · B
SOAL 6–10
B · B · D · C · B
SOAL 11–15
C · B · B · A · B
SOAL 16–20
B · B · A · C · D
Gunakan kunci jawaban untuk memeriksa hasil latihan setelah mengerjakan semua soal. Pelajari juga alasan di balik setiap jawaban agar latihan tidak sekadar menghafal pola.
💡 Tips Mengerjakan Latihan
• Baca instruksi dan pertanyaan sampai selesai sebelum memilih jawaban.
• Pada soal numerik, periksa selisih, perkalian, pembagian, atau pola berulang.
• Pada soal verbal dan logika, gunakan informasi yang tersedia, bukan asumsi pribadi.
• Pada soal ketelitian, bandingkan setiap karakter secara berurutan.
• Untuk latihan kepribadian, jawab dengan jujur dan konsisten sesuai instruksi tes.
(Sumber gambar: liputan6.com/soal psikotes polri dan pembahasannya.)
Ketentuan nilai psikotes dapat berbeda sesuai jalur penerimaan. Karena itu, peserta sebaiknya mengacu pada pengumuman resmi untuk jalur yang diikuti.
Pada Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026, pengumuman resmi menyebutkan bahwa penilaian tes psikologi mengacu pada Peraturan Asisten Kapolri Bidang SDM Nomor 3 Tahun 2017. Peserta dinyatakan memenuhi syarat atau MS apabila nilai akhir psikologi minimal 61.
Ketentuan yang sama mengenai nilai minimal 61 juga tercantum dalam pengumuman Bintara Polri Tahun Anggaran 2026. Namun, nilai psikologi bukan satu-satunya komponen dalam keseluruhan proses seleksi. Sistem pembobotan untuk pemeringkatan dan kelulusan diatur melalui ketentuan tersendiri.
Karena itu, peserta tidak sebaiknya menggunakan angka 61 sebagai satu-satunya patokan untuk menyimpulkan peluang kelulusan. Status akhir tetap mengikuti keseluruhan tahapan, pembobotan, dan ketentuan pada jalur penerimaan masing-masing.
Apakah soal psikotes Polri 2026 bisa diketahui sebelum tes?
Polri tidak mempublikasikan kumpulan soal psikotes yang akan digunakan sebagai soal resmi seleksi. Contoh soal dari sumber lain tidak dapat dianggap sebagai bocoran soal Polri.
Berapa nilai minimal psikotes Polri 2026?
Pada pengumuman penerimaan Bintara dan Tamtama Polri 2026, nilai akhir psikologi minimal 61 menjadi kategori memenuhi syarat atau MS. Ketentuan dapat dilihat pada pengumuman resmi sesuai jalur yang diikuti.
Psikotes Polri menggunakan CAT atau tidak?
Untuk penerimaan Polri 2026, tes psikologi tahap I pada jalur yang tercantum dalam pengumuman menggunakan sistem Computer Assisted Test atau CAT.
Apa saja contoh kemampuan yang dapat muncul dalam psikotes?
Gambaran umum psikotes dapat mencakup kemampuan numerik, verbal, penalaran logis, ketelitian, pemahaman pola, dan aspek kepribadian. Bentuk serta materi resmi seleksi Polri mengikuti ketentuan panitia.
Apakah contoh soal dalam artikel ini merupakan soal resmi Polri?
Tidak. Semua contoh soal dalam artikel ini bersifat ilustratif dan dibuat untuk menjelaskan bentuk kemampuan numerik, verbal, logika, dan ketelitian. Soal tersebut bukan soal resmi atau bocoran seleksi Polri.
Ringkasan
Soal psikotes Polri dan pembahasannya dapat digunakan sebagai bahan untuk memahami gambaran kemampuan yang dinilai, seperti numerik, verbal, logika, dan ketelitian. Namun, contoh soal dari internet tidak dapat dianggap sebagai soal resmi Polri.
Pada seleksi Polri 2026, tes psikologi menjadi salah satu tahapan resmi dan pada jalur tertentu dilaksanakan menggunakan CAT. Untuk Bintara dan Tamtama 2026, pengumuman resmi menetapkan nilai akhir psikologi minimal 61 untuk kategori memenuhi syarat.
Peserta sebaiknya menjadikan portal resmi Penerimaan Polri sebagai acuan utama karena jadwal, tahapan, sistem penilaian, dan ketentuan dapat berbeda berdasarkan jalur seleksi.
Sumber Referensi
Penerimaan Polri — Jadwal Seleksi 2026 — memuat tahapan dan jadwal CAT Psikologi I serta tahapan psikologi pada berbagai jalur. penerimaan.polri.go.id Portal resmi Penerimaan Polri
Pengumuman Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 — memuat tahapan tes psikologi dan ketentuan nilai minimal 61. penerimaan.polri.go.id
Pengumuman Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026 — memuat tahapan psikologi dan norma kelulusan nilai minimal 61. penerimaan.polri.go.id
PsikotesKerja — Soal Psikotes Kerja dan Jawabannya — referensi tambahan mengenai kategori soal numerik, verbal, dan logika.
PsikotesKerja adalah bimbel online untuk latihan psikotes masuk kerja yang membantu kamu mempersiapkan diri menghadapi tes seleksi perusahaan dengan lebih percaya diri.