Soal penawaran dan permintaan psikotes dapat melatih kemampuan kuantitatif, analitis, atau ekonomi dasar. Materinya bisa mencakup perubahan harga, jumlah barang, fungsi permintaan dan penawaran, persentase, hingga titik keseimbangan pasar.
Yang perlu dipahami adalah arah hubungan harga dan jumlah barang. Dalam permintaan, harga dan jumlah yang diminta umumnya bergerak berlawanan arah, sedangkan dalam penawaran keduanya cenderung bergerak searah. Pahami konsep ini terlebih dahulu sebelum menghitung fungsi, persentase perubahan, atau titik keseimbangan pasar.
Baca juga: Panduan Rumus Pola Loncat Logika Aritmatika Psikotes Kerja agar Lebih Cepat Menjawab Soal
Soal Penawaran Permintaan Psikotes

Soal penawaran dan permintaan pada tes kerja biasanya tidak harus berbentuk teori ekonomi yang panjang. Peserta dapat memperoleh tabel harga, jumlah barang, grafik, atau informasi singkat kemudian diminta menentukan hubungan dan hasil perhitungannya.
Kemampuan yang dibutuhkan bisa meliputi:
- membaca data numerik;
- menghitung persentase;
- memahami hubungan antarvariabel;
- menyelesaikan persamaan sederhana;
- menarik kesimpulan berdasarkan data.
Karena itu, latihan soal seperti ini dapat relevan untuk posisi yang membutuhkan kemampuan angka, analisis data, bisnis, finance, sales, purchasing, atau bidang ekonomi. Namun, tidak ada dasar untuk menyebut soal penawaran-permintaan sebagai materi wajib seluruh psikotes kerja.
Konsep Permintaan yang Harus Dipahami
Permintaan menunjukkan jumlah barang atau jasa yang ingin dan mampu dibeli konsumen pada tingkat harga tertentu.
Secara umum, hukum permintaan menjelaskan hubungan berlawanan antara harga dan jumlah yang diminta. Jika harga meningkat, jumlah permintaan cenderung turun. Sebaliknya, ketika harga turun, jumlah yang diminta cenderung meningkat apabila faktor lainnya dianggap tetap atau ceteris paribus.
Sederhananya:
Harga naik → permintaan turun
Harga turun → permintaan naik
Misalnya harga sebuah produk turun dari Rp20.000 menjadi Rp15.000 dan jumlah pembelian meningkat dari 100 menjadi 150 unit. Data tersebut menggambarkan arah hubungan yang sesuai dengan hukum permintaan.
Konsep Penawaran yang Harus Dipahami
Penawaran menggambarkan jumlah barang atau jasa yang bersedia dijual produsen pada berbagai tingkat harga.
Hubungannya berbeda dengan permintaan. Secara umum:
Harga naik → jumlah yang ditawarkan meningkat
Harga turun → jumlah yang ditawarkan menurun
Hukum penawaran menjelaskan bahwa produsen cenderung menawarkan lebih banyak barang saat harga meningkat, dengan asumsi faktor lainnya tetap.
Inilah alasan peserta harus memperhatikan apakah soal sedang membahas permintaan atau penawaran. Arah hubungannya berbeda.
Rumus Fungsi Permintaan dan Penawaran
Dalam soal yang lebih matematis, peserta dapat menemukan fungsi berbentuk linear.
Bentuk sederhananya:
Fungsi permintaan:
Qd = a − bP
Fungsi penawaran:
Qs = a + bP
Keterangan:
Qd = quantity demanded atau jumlah yang diminta
Qs = quantity supplied atau jumlah yang ditawarkan
P = harga
a dan b = konstanta berdasarkan data soal
Tanda pada persamaan dapat menyesuaikan bentuk fungsi yang diberikan. Hal terpenting adalah membaca persamaan soal secara tepat, bukan sekadar menghafalkan bentuknya.
Baca juga: Soal Psikotes Verbal dan Sinonim Antonim untuk Seleksi Kerja Beserta Tips Menjawabnya
Cara Mencari Titik Keseimbangan
Titik keseimbangan pasar terjadi ketika jumlah barang yang diminta sama dengan jumlah barang yang ditawarkan.
Rumus dasarnya:
Qd = Qs
Modul Ekonomi Kemendikdasmen juga menggunakan hubungan Qd = Qs untuk menentukan harga keseimbangan secara matematis.
Misalnya diketahui:
Qd = 100 − 2P
Qs = 20 + 2P
Maka:
100 − 2P = 20 + 2P
80 = 4P
P = 20
Masukkan P = 20 ke salah satu fungsi:
Qd = 100 − 2(20)
Qd = 60
Jadi keseimbangan terjadi pada:
Harga = 20
Jumlah = 60 unit
Contoh Soal Penawaran dan Permintaan Psikotes
Berikut contoh latihan buatan yang dapat digunakan untuk memahami konsep. Soal berikut bukan soal resmi perusahaan atau penyelenggara psikotes tertentu.
Contoh Soal 1: Hukum Permintaan
Harga sebuah produk turun dari Rp50.000 menjadi Rp40.000. Pada saat bersamaan, jumlah yang diminta meningkat dari 200 menjadi 250 unit.
Kesimpulan yang paling sesuai adalah…
B. Jumlah permintaan meningkat ketika harga turun
C. Penawaran mengalami penurunan
D. Harga tidak memengaruhi permintaan
Pembahasan:
Harga turun, sementara jumlah yang diminta meningkat. Hubungan tersebut sesuai dengan prinsip umum hukum permintaan.
Contoh Soal 2: Hukum Penawaran
Harga suatu barang meningkat dari Rp10.000 menjadi Rp12.000. Produsen kemudian meningkatkan jumlah barang yang ditawarkan dari 500 menjadi 650 unit.
Kesimpulan yang tepat adalah…
B. Harga turun dan penawaran meningkat
C. Harga naik dan jumlah penawaran meningkat
D. Permintaan pasti bertambah
Pembahasan:
Data menunjukkan harga dan jumlah barang yang ditawarkan sama-sama meningkat.
Contoh Soal 3: Persentase Kenaikan Penawaran
Sebuah perusahaan awalnya menawarkan 400 unit produk. Setelah perubahan harga, jumlah yang ditawarkan menjadi 500 unit.
Berapa persentase kenaikannya?
B. 25%
C. 30%
D. 40%
Pembahasan:
Persentase:
100 ÷ 400 × 100% = 25%
Contoh Soal 4: Fungsi Permintaan
Diketahui fungsi:
Jika harga barang P = 20, berapa jumlah permintaannya?
B. 30
C. 40
D. 50
Pembahasan:
Qd = 120 − 80
Qd = 40
Jadi jumlah barang yang diminta adalah 40 unit.
Contoh Soal 5: Fungsi Penawaran
Diketahui:
Jika harga P = 10, jumlah barang yang ditawarkan adalah…
B. 40
C. 50
D. 60
Pembahasan:
Qs = 20 + 30
Qs = 50
Contoh Soal 6: Keseimbangan Pasar
Diketahui:
Qs = 30 + P
Berapa harga keseimbangan?
B. 15
C. 20
D. 25
Pembahasan:
Qd = Qs
90 − 2P = 30 + P
60 = 3P
P = 20
Untuk mengetahui jumlah keseimbangan:
Qd = 90 − 2(20)
Qd = 50
Maka titik keseimbangannya adalah P = 20 dan Q = 50.
Konsepnya sama dengan pendekatan matematis keseimbangan pasar yang menggunakan persamaan jumlah permintaan dan penawaran.
Contoh Soal 7: Membaca Perubahan Data
Perhatikan data berikut:
| Harga | Permintaan | Penawaran |
|---|---|---|
| Rp10.000 | 500 | 200 |
| Rp15.000 | 400 | 300 |
| Rp20.000 | 300 | 400 |
| Rp25.000 | 200 | 500 |
Berdasarkan tabel, pernyataan yang tepat adalah…
B. Penawaran menurun ketika harga naik
C. Permintaan turun dan penawaran meningkat ketika harga naik
D. Permintaan dan penawaran selalu sama
Tabel menunjukkan dua pola sekaligus. Ketika harga meningkat, permintaan berkurang sementara jumlah yang ditawarkan meningkat.
Contoh Soal 8: Mencari Data yang Belum Diketahui
Sebuah perusahaan memiliki fungsi permintaan:
Jika jumlah permintaan adalah 100 unit, berapa harga P?
B. 15
C. 20
D. 25
Pembahasan:
5P = 100
P = 20
Pada soal seperti ini, peserta tidak mencari jumlah barang, melainkan mencari harga berdasarkan jumlah permintaan yang sudah diketahui.
Contoh Soal 9: Analisis Keseimbangan
Diketahui:
Qs = 8P − 100
Berapakah harga keseimbangan?
B. 15
C. 20
D. 25
Pembahasan:
180 = 9P
P = 20
Jika P = 20:
Qd = 80 − 20 = 60
Qs = 8(20) − 100 = 60
Jadi keseimbangan tercapai pada P = 20 dan Q = 60.
Contoh bentuk perhitungan serupa juga terdapat dalam modul pembelajaran ekonomi Kemendikdasmen.
Contoh Soal 10: Persentase Penurunan Permintaan
Jumlah permintaan sebuah produk berkurang dari 800 unit menjadi 600 unit setelah harga berubah.
Berapa persentase penurunan permintaan?
B. 25%
C. 30%
D. 35%
Pembahasan:
800 − 600 = 200
Persentase:
200 ÷ 800 × 100% = 25%
Contoh Soal 11: Perubahan Jumlah Permintaan
Harga sebuah produk naik dari Rp20.000 menjadi Rp25.000. Jumlah yang diminta turun dari 600 menjadi 450 unit.
Pernyataan yang sesuai adalah…
B. Harga naik dan jumlah permintaan turun
C. Harga turun dan permintaan turun
D. Permintaan tidak berubah
Pembahasan:
Ketika harga meningkat, jumlah yang diminta menurun. Pola tersebut sesuai dengan hukum permintaan.
Contoh Soal 12: Perubahan Jumlah Penawaran
Harga suatu barang turun dari Rp30.000 menjadi Rp25.000. Jumlah yang ditawarkan produsen turun dari 800 menjadi 600 unit.
Kesimpulan yang tepat adalah…
B. Harga naik dan penawaran turun
C. Harga turun dan jumlah penawaran turun
D. Penawaran tidak dipengaruhi harga
Pembahasan:
Harga dan jumlah yang ditawarkan sama-sama turun. Pola tersebut sesuai dengan hukum penawaran.
Contoh Soal 13: Fungsi Permintaan
Diketahui fungsi permintaan:
Jika P = 30, berapa jumlah barang yang diminta?
B. 50
C. 60
D. 70
Pembahasan:
Qd = 150 − 90
Qd = 60
Contoh Soal 14: Fungsi Penawaran
Diketahui fungsi penawaran:
Jika P = 15, jumlah barang yang ditawarkan adalah…
B. 70
C. 80
D. 90
Pembahasan:
Qs = 10 + 60
Qs = 70
Contoh Soal 15: Persentase Kenaikan Permintaan
Jumlah permintaan suatu produk meningkat dari 300 unit menjadi 360 unit.
Berapa persentase kenaikannya?
B. 20%
C. 25%
D. 30%
Pembahasan:
Persentase:
60 ÷ 300 × 100% = 20%
Contoh Soal 16: Mencari Harga
Diketahui fungsi permintaan:
Jika jumlah permintaan 60 unit, berapa nilai P?
B. 20
C. 25
D. 30
Pembahasan:
6P = 120
P = 20
Contoh Soal 17: Keseimbangan Pasar
Diketahui:
Qs = 40 + P
Berapa harga keseimbangan?
B. 20
C. 25
D. 30
Pembahasan:
100 − 2P = 40 + P
60 = 3P
P = 20
Q = 100 − 2(20) = 60
Jadi titik keseimbangan adalah P = 20 dan Q = 60.
Contoh Soal 18: Analisis Harga dan Jumlah
Harga barang turun dari Rp40.000 menjadi Rp30.000. Jumlah yang diminta meningkat dari 250 menjadi 350 unit.
Pernyataan yang tepat adalah…
B. Harga naik dan permintaan meningkat
C. Harga turun dan permintaan menurun
D. Harga tidak berkaitan dengan permintaan
Pembahasan:
Harga turun dari Rp40.000 menjadi Rp30.000, sedangkan jumlah yang diminta meningkat. Pola ini sesuai dengan hukum permintaan.
Contoh Soal 19: Analisis Penawaran
Harga suatu produk naik dari Rp15.000 menjadi Rp20.000. Jumlah yang ditawarkan meningkat dari 300 menjadi 450 unit.
Kesimpulan yang tepat adalah…
B. Harga turun dan penawaran naik
C. Harga naik dan jumlah penawaran naik
D. Penawaran tidak berubah
Pembahasan:
Harga meningkat dan jumlah barang yang ditawarkan juga meningkat. Hubungan tersebut sesuai dengan hukum penawaran.
Contoh Soal 20: Titik Keseimbangan Pasar
Diketahui fungsi:
Qs = 30 + P
Berapa harga dan jumlah keseimbangan?
B. P = 30, Q = 60
C. P = 40, Q = 40
D. P = 50, Q = 30
Pembahasan:
120 − 2P = 30 + P
90 = 3P
P = 30
Q = 120 − 2(30)
Q = 60
Jadi titik keseimbangan pasar adalah P = 30 dan Q = 60.
Bentuk Soal yang Perlu Dilatih

Jika ingin menguasai soal penawaran permintaan psikotes, jangan hanya berlatih satu jenis hitungan. Setidaknya pahami bagaimana membaca perubahan harga dan kuantitas, menghitung persentase, menggunakan fungsi Qd dan Qs, mencari harga berdasarkan fungsi, serta menemukan keseimbangan melalui Qd = Qs.
Selain hitungan langsung, soal juga dapat dibuat dalam bentuk tabel atau grafik. Dalam kasus tersebut, kemampuan membaca informasi lebih penting daripada melakukan perhitungan panjang.
Kesalahan yang Sering Terjadi
Kesalahan pertama adalah tertukar antara hukum permintaan dan penawaran. Ingat pola sederhananya: permintaan umumnya berlawanan arah dengan harga, sedangkan penawaran bergerak searah dengan harga, dengan asumsi faktor lainnya tetap.
Kesalahan berikutnya adalah menggunakan angka akhir sebagai pembagi ketika menghitung persentase perubahan. Jika jumlah meningkat dari 100 menjadi 120, persentase kenaikannya dihitung berdasarkan angka awal:
(120 − 100) ÷ 100 × 100% = 20%.
Kesalahan lainnya adalah mencari keseimbangan hanya dari salah satu fungsi. Jika soal menyediakan fungsi permintaan dan penawaran, gunakan syarat:
Qd = Qs
Setelah mendapatkan harga keseimbangan, masukkan kembali nilai P untuk mencari jumlah keseimbangan.
Baca juga: Soal Psikotes Kerja Aritmatika dan Penyelesaiannya untuk Persiapan Tes Seleksi Kerja
Mini FAQ
Apa itu soal penawaran permintaan psikotes?
Istilah ini dapat merujuk pada soal numerik atau pengetahuan ekonomi yang menguji kemampuan memahami hubungan harga, permintaan, penawaran, fungsi, dan keseimbangan pasar.
Apakah soal penawaran permintaan selalu ada dalam psikotes?
Tidak. Materinya bergantung pada perusahaan, posisi, dan jenis asesmen yang digunakan.
Bagaimana rumus mencari keseimbangan pasar?
Gunakan Qd = Qs, kemudian selesaikan persamaan untuk memperoleh harga keseimbangan.
Apa beda permintaan dan penawaran?
Dalam hukum permintaan, harga dan jumlah permintaan umumnya bergerak berlawanan arah. Dalam hukum penawaran, harga dan jumlah yang ditawarkan umumnya bergerak searah, dengan faktor lain dianggap tetap.
Apakah harus menghafalkan fungsi Qd dan Qs?
Lebih penting memahami arti variabel dan hubungan antarangaka. Bentuk fungsi dapat berbeda sesuai data yang diberikan pada soal.
Kesimpulan
Soal penawaran permintaan psikotes pada dasarnya menguji kemampuan membaca data, melakukan perhitungan, dan memahami hubungan harga dengan jumlah barang. Materi yang perlu dikuasai meliputi hukum permintaan, hukum penawaran, fungsi Qd dan Qs, persentase perubahan, serta keseimbangan pasar.
Bagian yang paling penting untuk diingat adalah bahwa harga dan jumlah permintaan umumnya bergerak berlawanan arah, sedangkan harga dan penawaran bergerak searah. Untuk mencari titik keseimbangan, gunakan Qd = Qs. Dengan memahami logika dasarnya, peserta akan lebih mudah mengerjakan variasi soal meskipun angka, fungsi, atau bentuk penyajiannya berbeda.


