Dalam dinamika dunia rekrutmen modern, proses seleksi karyawan semakin kompleks dan terstruktur dengan pemanfaatan berbagai alat ukur, salah satunya adalah psikotes kerja. Dalam menghadapi tantangan globalisasi dan kompetisi talenta yang semakin ketat, perusahaan membutuhkan metode evaluasi yang tidak hanya berfokus pada kualifikasi teknis, tetapi juga pada aspek psikologis dan kognitif calon karyawan. Psikotes menjadi instrument penting untuk mengungkap potensi tersembunyi