Mengikuti rekrutmen Alfamidi tidak hanya memperhatikan kelengkapan CV dan persyaratan posisi. Dalam proses seleksi, pelamar juga dapat menghadapi psikotes Alfamidi untuk membantu perusahaan memperoleh gambaran mengenai kemampuan serta karakteristik kandidat. Portal rekrutmen resmi Alfamidi memang mencantumkan psikotes, wawancara, hingga pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari aktivitas seleksi ketenagakerjaan.
Namun, tidak ada satu susunan soal psikotes yang dapat dianggap pasti berlaku untuk seluruh posisi. Artikel Argumen yang dijadikan referensi menyebutkan kemampuan verbal, numerik, penalaran logistik, kepribadian, serta beberapa jenis psikotes lain sebagai bentuk asesmen yang mungkin ditemukan. Sementara itu, portal resmi Alfamidi tidak memublikasikan cetak biru rinci soal untuk setiap jabatan.
Baca juga: Bocoran Soal Psikotes MDP BCA dan Magang Bakti Beserta Strategi Lolos Seleksi
Tahapan Seleksi Kerja Alfamidi

Situs karir resmi Alfamidi menjelaskan bahwa perusahaan mempunyai tiga jalur proses seleksi, yaitu Seleksi Reguler, Seleksi Development Program, serta Seleksi Jabatan Tertentu seperti Crew dan Helper . Detail tahapannya dapat berbeda berdasarkan jalur maupun posisi yang dipilih.
Dalam formulir persetujuan rekrutmen resminya, Alfamidi menyebut aktivitas seleksi dapat meliputi seleksi berkas, screening kandidat, psikotes, wawancara, serta pengecekan kesehatan. Artinya, psikotes merupakan salah satu bagian yang memang dapat digunakan dalam proses penerimaan karyawan.
Setelah psikotes, tahapan berikutnya tidak harus sama bagi setiap kandidat. Oleh karena itu, informasi yang tercantum dalam undangan seleksi atau akun rekrutmen resmi harus menjadi acuan utama.
Jenis Psikotes Alfamidi yang Perlu Dikenali
Referensi dari Argumen yang menyebut psikotes Alfamidi dapat mencakup kemampuan verbal, numerik, penalaran logistik, serta inventori kepribadian . Artikel tersebut juga menyebut Kraepelin atau Pauli, Wartegg, dan tes gambar sebagai bentuk tes yang mungkin ditemui.
Informasi tersebut dapat digunakan untuk mengenali kemungkinan bentuk psikotes, tetapi jangan menganggap seluruh jenis tersebut pasti diberikan dalam setiap rekrutmen. Hingga saat ini, portal resmi Alfamidi tidak memberikan daftar publik mengenai subtes yang wajib muncul pada setiap posisi.
Materi Numerik
Tes numerik berkaitan dengan kemampuan memahami angka dan melakukan perhitungan. Pada posisi yang membutuhkan ketelitian terhadap data, transaksi, persediaan, atau administrasi, kemampuan seperti ini dapat menjadi relevan.
Bentuk latihan dapat numerik berupa:
- deret angka;
- perhitungan dasar;
- $;
- Perbandingan;
- soal cerita sederhana.
Misalnya, peserta mungkin diminta menemukan pola dari beberapa angka dan menentukan angka berikutnya.
Materi Verbal
Tes verbal berkaitan dengan kemampuan memahami informasi dalam bentuk bahasa. Bentuk yang umum ditemukan dalam latihan psikotes antara lain sinonim, antonim, analogi kata, hingga pemahaman bacaan.
Tes verbal tidak diketahui hanya menilai seberapa banyak pemahaman yang ada. Peserta juga perlu memahami hubungan makna dan konteks informasi sebelum menentukan jawaban.
Logika dan Penalaran
Pada tes penalaran, peserta harus mencari hubungan berdasarkan informasi yang diberikan. Bentuknya dapat berupa pola gambar, analogi, silogisme, maupun kesimpulan berdasarkan sejumlah pernyataan.
Referensi Argumen memasukkan penalaran logistik sebagai salah satu kemampuan yang dapat diukur dalam psikotes Alfamidi.
Kunci dalam bagian ini adalah tidak menambahkan asumsi di luar informasi soal. Kesimpulan harus berasal dari hubungan yang memang diberikan.
Tes Ketelitian dan Konsentrasi
Beberapa asesmen kerja juga mengukur ketelitian dalam mengolah informasi berulang. Bentuknya dapat berupa pencocokan simbol, angka, huruf, maupun pengerjaan sederhana dalam jumlah banyak.
Tujuannya bukan sekadar melihat siapa yang paling cepat. Dalam asesmen seperti ini, pola kerja, konsentrasi, presisi, dan konsistensi dapat menjadi bagian yang diamati sesuai alat tes yang digunakan.
Pada rekrutmen Alfamidi, bentuk tes ketelitian yang sebenarnya dapat berbeda berdasarkan posisi serta sistem penilaian yang dipakai.
Tes Kepribadian
Selain kemampuan kognitif, referensi Argumen menyebut inventori kepribadian sebagai bagian yang dapat ditemukan dalam psikotes Alfamidi. Tes seperti ini digunakan untuk memperoleh gambaran mengenai kecenderungan perilaku, gaya berinteraksi, atau karakteristik kerja kandidat.
Tes kepribadian berbeda dari soal matematika. Biasanya tidak ada satu jawaban yang dianggap benar untuk semua orang.
Oleh karena itu, jawaban sebaiknya diberikan sesuai kondisi diri dan tetap konsisten. Mencoba menebak profil yang dianggap paling disukai perusahaan justru dapat membuat jawaban menjadi tidak selaras.
Kraepelin, Pauli, Wartegg, dan Tes Gambar
Artikel Argumen juga menyebut Kraepelin atau Pauli, Wartegg, serta tes menggambar orang atau pohon sebagai kemungkinan bentuk psikotes yang dapat ditemukan.
Kraepelin dan Pauli menggunakan deretan angka yang harus diproses sesuai instruksi dalam waktu tertentu. Peserta biasanya perlu mempertahankan konsentrasi selama pengerjaan.
Wartegg berbeda karena menggunakan stimulus gambar yang kemudian dikembangkan peserta. Sementara tes gambar dapat menggunakan objek tertentu sesuai instruksi penguji.
Namun, jenis ketiga ini belum dipublikasikan oleh Alfamidi sebagai cetak biru wajib untuk semua seleksi . Jadi, gunakan informasinya untuk mengenali jenis psikotes, bukan sebagai kepastian soal yang akan keluar.
Baca juga: 5 Aplikasi Simulasi Psikotes Kerja Online Gratis untuk Latihan Sebelum Tes
11 Contoh Soal Psikotes Alfamidi
Contoh berikut merupakan soal latihan buatan untuk membantu memahami beberapa bentuk soal psikotes. Bukan soal resmi Alfamidi.
1. Contoh Numerik
Perhatikan deret berikut:
4, 8, 16, 32, …
B. 48
C. 56
D. 64
Jawaban: D. 64
Pembahasan:
Setiap angka dikalikan dua. Setelah 32, hasil berikutnya adalah
32 × 2 = 64.
2. Contoh Verbal
Sinonim dari kata AKURAT adalah…
B. Tepat
C. Lambat
D. Banyak
Jawaban: B. Tepat
Pembahasan:
Akurat memiliki makna dekat dengan tepat atau sesuai dengan keadaan sebenarnya.
3. Contoh Penalaran
Semua staf toko mengikuti briefing.
Rina merupakan staf toko.
Kesimpulan yang tepat adalah…
B. Rina mungkin mengikuti briefing
C. Rina mengikuti briefing
D. Tidak dapat disimpulkan
Jawaban: C. Rina mengikuti briefing
Pembahasan:
Pernyataan pertama berlaku untuk semua staf toko. Karena Rina termasuk staf toko,
maka Rina mengikuti briefing.
4. Contoh Ketelitian
Manakah susunan angka yang berbeda?
B. 573821
C. 573281
D. 573821
Jawaban: C. 573281
Pembahasan:
Pilihan C memiliki posisi angka 2 dan 8 yang berbeda dibandingkan pilihan lainnya.
5. Contoh Aritmatika
Sebuah toko menerima 240 produk. Sebanyak 25% dari produk tersebut merupakan minuman. Berapa jumlah produk minuman?
B. 50
C. 60
D. 80
Jawaban: C. 60
Pembahasan:
25% × 240 = 60. Jadi jumlah produk minuman adalah 60 produk.
6. Contoh Deret Angka
Tentukan angka berikutnya:
3, 7, 13, 21, 31, …
B. 41
C. 43
D. 45
Jawaban: C. 43
Pembahasan:
Selisih antarangka adalah +4, +6, +8, +10. Selanjutnya bertambah +12,
sehingga 31 + 12 = 43.
7. Contoh Antonim
Antonim dari kata KONSISTEN adalah…
B. Stabil
C. Teratur
D. Berubah-ubah
Jawaban: D. Berubah-ubah
Pembahasan:
Konsisten berarti tetap atau dilakukan secara teratur. Lawan maknanya adalah
berubah-ubah.
8. Contoh Analogi Kata
KASIR : TRANSAKSI = GUDANG : …
B. Persediaan
C. Pembayaran
D. Promosi
Jawaban: B. Persediaan
Pembahasan:
Kasir berkaitan dengan transaksi, sedangkan gudang berkaitan dengan penyimpanan
dan pengelolaan persediaan.
9. Contoh Logika Pernyataan
Semua supervisor merupakan karyawan.
Sebagian karyawan bekerja pada shift malam.
Kesimpulan yang pasti benar adalah…
B. Semua karyawan adalah supervisor
C. Supervisor termasuk karyawan
D. Tidak ada supervisor yang bekerja malam
Jawaban: C. Supervisor termasuk karyawan
Pembahasan:
Pernyataan pertama secara langsung menyebut bahwa seluruh supervisor merupakan
bagian dari kelompok karyawan.
10. Contoh Perbandingan Kuantitatif
Diketahui:
P = 20% dari 300
Q = 25% dari 200
Hubungan P dan Q adalah…
B. P < Q
C. P = Q
D. Tidak dapat ditentukan
Jawaban: A. P > Q
Pembahasan:
P = 20% × 300 = 60, sedangkan Q = 25% × 200 = 50.
Jadi P lebih besar daripada Q.
11. Contoh Situasi Kerja
Saat sedang menata produk, kamu melihat seorang pelanggan terlihat kesulitan mencari barang. Apa tindakan yang paling tepat?
B. Menunggu pelanggan meminta bantuan terlebih dahulu
C. Menawarkan bantuan dengan sopan sambil tetap memperhatikan tugas yang sedang dikerjakan
D. Meminta pelanggan mencari sendiri di rak lain
Jawaban latihan: C
Pembahasan:
Pada contoh situasi ini, pilihan C menunjukkan respons yang membantu pelanggan
sekaligus tetap memperhatikan tanggung jawab pekerjaan. Bentuk penilaian situasional
pada tes sebenarnya dapat menggunakan kriteria dan instruksi yang berbeda.
Jumlah Soal dan Durasi Psikotes Alfamidi

Tidak ada informasi publik resmi dari Alfamidi yang mengatur jumlah soal psikotes Alfamidi secara universal . Jumlah pertanyaan dan durasinya dapat berbeda-beda tergantung:
- posisi yang dilamar;
- jenis subtes;
- jalur rekrutmen;
- penyedia asesmen;
- sistem online atau tatap muka.
Oleh karena itu, hindari artikel yang menyebut satu angka pasti tanpa menjelaskan sumbernya. Informasi mengenai durasi dan jumlah soal yang dikirim bersama undangan tes merupakan acuan yang lebih relevan.
Psikotes Alfamidi Online atau Offline
Referensi Argumen menyebut psikotes dapat dilakukan secara massal di lokasi tertentu maupun dalam beberapa kasus melalui sistem bold.
Namun, metode pelaksanaannya sebaiknya dilihat dari undangan yang diterima peserta. Jangan berasumsi semua psikotes Alfamidi saat ini dilakukan secara online.
Jika tes dilakukan secara berani, periksa:
- perangkat yang disediakan;
- koneksi internet;
- kamera atau mikrofon jika diperlukan;
- peramban;
- waktu login;
- aturan meninggalkan halaman tes.
Jika dilakukan di lokasi seleksi, datang sesuai waktu yang diberikan dan membawa dokumen yang diminta.
Hal yang Dinilai dalam Psikotes
Psikotes tidak hanya digunakan untuk mengetahui kemampuan berhitung. Bergantung pada alat asesmen, perusahaan dapat memperoleh gambaran mengenai kemampuan memahami informasi, penalaran, konsentrasi, hingga kecenderungan perilaku seseorang.
Artikel Argumen menjelaskan asesmen psikologi sebagai evaluasi yang dapat mencakup kemampuan kognitif, kepribadian, potensi, dan kecocokan terhadap peran atau lingkungan kerja tertentu.
Penilaian tersebut juga sebaiknya tidak dipahami sebagai label bahwa seseorang “bagus” atau “buruk”. Hasil asesmen digunakan dalam konteks posisi dan rangkaian seleksi yang sedang berlangsung.
Hal Penting Sebelum Mengikuti Psikotes Alfamidi
Pastikan undangan seleksi berasal dari kanal yang dapat dimuat. Situs karier resmi Alfamidi menegaskan bahwa perusahaan tidak memungut biaya selama proses pendaftaran maupun seleksi .
Saat ini, portal karir resmi Alfamidi juga menampilkan berbagai lowongan dari Operation, Human Capital, Marketing, Finance, dan divisi lain, sehingga persyaratan antarposisi memang dapat berbeda.
Sebelum tes, baca instruksi secara penuh dan jangan langsung mengerjakan hanya karena bentuk soalnya terlihat familiar. Dua tes yang tampak mirip dapat menggunakan aturan pengerjaan yang berbeda.
Untuk tes kepribadian, jawab berdasarkan kondisi diri. Untuk tes kemampuan, fokus pada informasi yang diberikan dan menjaga keseimbangan antara kecepatan dan ketelitian.
Baca juga: Cara Menyiapkan Diri Agar Mendapat Nilai Psikotes Kerja Baik
Mini FAQ Psikotes Alfamidi
Psikotes Alfamidi terdiri dari tes apa saja?
Referensi yang tersedia menyebut kemampuan numerik, verbal, logika, serta kepribadian sebagai kemungkinan materi. Namun, Alfamidi belum memublikasikan blueprint soal yang berlaku untuk seluruh posisi.
Apakah ada Kraepelin atau Pauli dalam psikotes Alfamidi?
Artikel Argumen menyebut Kraepelin atau Pauli sebagai tes yang mungkin ditemukan. Informasi tersebut bukan konfirmasi bahwa tes tersebut wajib diberikan pada setiap rekrutmen.
Apakah psikotes Alfamidi dilakukan secara online?
Metodenya bisa berbeda. Ikuti informasi pada undangan seleksi yang diterima.
Berapa jumlah soal psikotes Alfamidi?
Tidak ada jumlah soal universal yang dipublikasikan Alfamidi. Jumlahnya dapat berbeda berdasarkan posisi dan sistem asesmen.
Apakah seleksi Alfamidi dikenakan biaya?
Tidak. Portal karier resmi Alfamidi menyatakan proses pendaftaran dan seleksi tidak dipungut biaya.
Kesimpulan
Psikotes Alfamidi merupakan salah satu tahapan yang dapat digunakan dalam proses rekrutmen PT Midi Utama Indonesia Tbk. Portal resmi perusahaan mencantumkan psikotes bersama screening, wawancara, dan pengecekan kesehatan sebagai bagian dari aktivitas seleksi ketenagakerjaan.
Jenis soal yang tersebar sebagai referensi meliputi numerik, verbal, penalaran logistik, kepribadian, ketelitian, Kraepelin/Pauli, hingga tes gambar. Namun, karena Alfamidi tidak memublikasikan satu cetak biru resmi untuk semua posisi, peserta sebaiknya tidak menganggap seluruh tes tersebut pasti muncul. Gunakan contoh soal untuk memahami bentuk kemampuan yang dapat diukur, lalu jadikan informasi dari portal dan undangan resmi Alfamidi sebagai acuan utama.


